Mutiara Hitam Laut Tahiti. Asli atau palsu ?

Mungkin kamu bertanya-tanya bagaimana mutiara ini berbeda dari mutiara lainnya, dan apakah warna hitam pada mutiara ini terbentuk secara natural?
Warna hitam pada mutiara Tahiti menjadi sebuah pesona dan keunikan tersendiri bagi para pencinta mutiara. Kerang Pinctada margaritifera menghasilkan Tahiti pearl, mutiara ini hanya ditemukan di perairan Pulau Tahiti, suatu pulau di kawasan Polinesia Prancis , ia akan tumbuh maksimal dan menghasilkan mutiara yang berkualitas jika berada di kawasan perairan Pulau Tahiti dan Tahiti pearl merupakan satu-satunya mutiara laut berwarna hitam secara natural.
Pinctada Margaritifera memiliki bibir mantel berwarna hitam, maka mutiara yang dihasilkan akan berwarna hitam alami yang memiliki varian warna Hitam, Peacock, Hitam kehijauan, Hitam Keunguan, Silver dan Grey.
Ukuran mutiara Laut Tahiti umumnya memiliki ukuran mulai dari diameter 7,5 mm hingga 16 mm, ukuran rata-rata yang umumnya digunakan perhiasan diameter 9 mm s/d 14 mm, di atas 15 mm merupakan ukuran yang cukup langka dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi.
Sama seperti mutiara laut selatan, mutiara Tahiti juga memiliki berbagai bentuk mulai dari bentuk Bulat, Semi Bulat, Kancing, Lonjong, Tetesan air mata, Semi Baroque, Baroque, Circled dan Keshi.
Permukaan dan lapisan nacre mutiara Tahiti sendiri memiliki ketebalan minimal 0,8 mm. Kilau mutiara tahiti ini juga sangat bagus karena didominasi warna hitam dan peacock.
————————————————————————————————
South sea Pearl
South sea pearl yang dihasilkan oleh Pinctada Maxima mempunyai berbagai warna, mulai dari White hingga Deep Gold. South sea pearl sendiri dapat ditemukan di laut negara dengan iklim Tropis seperti Indonesia, Australia, Philippines dan Myanmar.
South sea pearl sendiri mempunyai banyak warna mulai dari white hingga deep gold. Pinctada Maxiama ini juga dapat menghasilkan mutiara laut berwarna pink, namun warna pink tersebut diperoleh dari lapisan atau luster mutiara sehingga warna pink yang dihasilkan akan menjadi gradiasi.
South sea pearl umumnya memiliki ukuran diameter mulai dari 9 mm hingga 20 mm lebih, ukuran rata-rata yang digunakan untuk perhiasan biasanya mulai dari 9 mm – 14 mm. Ukuran diatas 15 mm merupakan ukuran yang cukup langka dan mempunyai harga jual yang tinggi.
Pinctada Maxima sendiri membutuhkan waktu sekitar empat tahun untuk menghasilkan satu mutiara air laut, kurun waktu ini jauh lebih lama dibandingkan dengan mutiara air tawar.
South sea pearl mempunyai berbagai bentuk yaitu, Bulat (round), Semi Bulat (semi round), Kancing (Button), Lonjong (oval), Tetesan air mata (Tear drop), Semi Baroque, Baroque, Circled dan Keshi (tidak mempunyai nukleus)
Permukaan dan lapisan Nacre mutiara laut selatan terkenal paling tebal dari semua jenis mutiara air laut, dengan ketebalan rata-rata 2-4 mm dari inti nukleus. Hal tersebut yang membuat kilau dan permukaan mutiara lebih halus dibandingkan jenis lain.
- Fresh Water ( Edison Pearl)
Mutiar air tawar dikembangkan dan diproduksi pada dasarnya sebagai alternatif pilihan selain mutiara south sea pearl dan mutiara laut akoya dengan pilihan harga yang jauh lebih terjangkau.
Mutiara Fresh water dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu fresh water pearl dan Edison pearl. Fresh water pearl dapat menghasilkan hingga 30 mutiara dalam satu kerang dengan kurun waktu dua sampai tiga bulan, sedangkan Edison pearl hanya menghasilkan satu mutiara di setiap kerangnya.
Mutiara air tawar atau Edison pearl secara alami memiliki shade warna pastel, seperti pink, peach, purple, putih dan silver. Selain beberapa warna tersebut dihasilkan dari hasil buatan oleh manusia.